Perbedaan Reaktor Air Berat dan Air Ringan
Reaktor air berat dan reaktor air ringan adalah dua jenis utama reaktor nuklir yang dibedakan berdasarkan jenis moderator dan pendingin yang digunakan. Kedua reaktor ini memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda, yang mempengaruhi pemilihan teknologi di berbagai negara.
Moderator dan Pendingin
Reaktor air berat menggunakan D2O sebagai moderator dan pendingin, sedangkan reaktor air ringan menggunakan H2O (air biasa). Perbedaan ini mempengaruhi efisiensi moderasi neutron dan kemampuan reaktor dalam menggunakan bahan bakar uranium alami.
Pengaruh pada Bahan Bakar
Reaktor air berat memungkinkan penggunaan uranium alami tanpa perlu pengayaan, sementara reaktor air ringan memerlukan uranium diperkaya untuk mempertahankan reaksi berantai. Hal ini berdampak pada biaya operasional dan kebutuhan teknologi tambahan.
Efisiensi dan Biaya
Walaupun reaktor air berat lebih fleksibel dalam penggunaan bahan bakar, biaya produksi air berat yang tinggi menjadi salah satu tantangan. Sebaliknya, reaktor air ringan lebih mudah dalam hal pengadaan air pendingin, namun biaya pengayaan uranium lebih besar.