Jump to content

Perbedaan Konstruktivisme dan Behaviorisme

From Wiki Berbudi

Teori konstruktivisme dan behaviorisme merupakan dua pendekatan utama dalam dunia pendidikan yang memiliki perbedaan mendasar dalam memandang proses belajar. Konstruktivisme menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuan, sedangkan behaviorisme lebih berfokus pada perubahan perilaku akibat stimulus dan respons.

Pandangan tentang Proses Belajar

Dalam konstruktivisme, belajar adalah proses internal di mana siswa mengaitkan pengetahuan baru dengan pengalaman dan pengetahuan yang sudah dimiliki. Sebaliknya, behaviorisme melihat belajar sebagai hasil dari penguatan dan pembiasaan melalui pemberian hadiah atau hukuman.

Peran Guru dalam Pembelajaran

Pada pendekatan konstruktivisme, guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk membangun pemahaman sendiri. Sementara itu, dalam behaviorisme, guru adalah pengontrol lingkungan belajar yang memberikan stimulus untuk menghasilkan respons yang diinginkan.

Implikasi dalam Praktik Pendidikan

Perbedaan ini mempengaruhi metode pembelajaran yang digunakan di kelas. Konstruktivisme mendorong penggunaan diskusi, eksplorasi, dan pemecahan masalah, sedangkan behaviorisme lebih banyak menggunakan drill dan latihan berulang untuk memperkuat perilaku tertentu.