Perbedaan Antara GPLv2 dan GPLv3
Lisensi Publik Umum GNU (GPL) mengalami beberapa perubahan penting antara versi 2 (GPLv2) dan versi 3 (GPLv3). Perubahan ini dilakukan untuk menjawab tantangan baru yang dihadapi oleh komunitas perangkat lunak bebas.
Fitur Utama GPLv2
GPLv2, yang dirilis pada tahun 1991, memberikan perlindungan copyleft yang kuat dan mencegah perangkat lunak bebas menjadi perangkat lunak berpemilik. Namun, GPLv2 tidak memperhitungkan beberapa isu modern seperti tivoization dan paten perangkat lunak.
Pembaruan pada GPLv3
GPLv3, yang dirilis pada tahun 2007, menambahkan perlindungan terhadap praktik seperti tivoization, di mana perangkat lunak GPL dijalankan pada perangkat keras yang membatasi modifikasi. Selain itu, GPLv3 juga mengatasi isu paten perangkat lunak dan kompatibilitas dengan lisensi lain.
Implikasi bagi Pengembang dan Pengguna
Perbedaan antara kedua versi ini mempengaruhi keputusan pengembang dalam memilih lisensi. GPLv3 dianggap lebih modern dan relevan untuk tantangan saat ini, sementara sebagian proyek masih tetap menggunakan GPLv2 untuk alasan kompatibilitas.