Peranan Anafase dalam Terapi Kanker
Tahap anafase dalam siklus pembelahan sel menjadi salah satu target utama dalam terapi kanker. Banyak obat kemoterapi yang bekerja dengan cara menghambat proses anafase, sehingga menghambat proliferasi sel kanker. Hal ini karena sel kanker membelah dengan sangat cepat dan sangat bergantung pada proses pembelahan sel yang normal.
Mekanisme Kerja Obat
Beberapa obat, seperti paklitaksel dan vinblastin, mengganggu fungsi mikrotubulus yang berperan dalam pemisahan kromosom saat anafase. Akibatnya, kromosom tidak dapat dipisahkan dengan benar, sehingga sel kanker gagal membelah dan akhirnya mati.
Efek Samping dan Tantangan
Meskipun efektif, terapi yang menargetkan anafase juga dapat mempengaruhi sel normal yang membelah dengan cepat, seperti sel rambut dan sel usus. Oleh sebab itu, efek samping seperti kerontokan rambut dan gangguan pencernaan sering terjadi pada pasien kemoterapi.
Perkembangan Terapi Baru
Penelitian terus dilakukan untuk mengembangkan terapi yang lebih selektif terhadap sel kanker tanpa merusak sel normal. Target baru dalam proses anafase, seperti inhibitor spesifik protein checkpoint, menjadi fokus utama dalam pengembangan obat kanker generasi terbaru.