Peran Podosit dalam Sindrom Nefrotik
Podosit memiliki peranan vital dalam patogenesis sindrom nefrotik, sebuah sindrom klinis yang ditandai oleh proteinuria berat, hipoalbuminemia, edema, dan hiperlipidemia. Kerusakan pada podosit menyebabkan gangguan pada barier filtrasi glomerulus, sehingga protein mudah bocor ke dalam urin.
Mekanisme Kerusakan Podosit
Kerusakan pada podosit dapat disebabkan oleh faktor imunologis, genetik, atau toksik. Pada sindrom nefrotik idiopatik, kerusakan podosit sering kali terjadi tanpa penyebab yang jelas, tetapi mutasi gen yang memproduksi protein silit seperti nefrin dan podocin telah ditemukan pada beberapa kasus.
Manifestasi Klinis
Akibat kerusakan podosit, pasien sindrom nefrotik mengalami kehilangan protein plasma secara masif. Hal ini menyebabkan penurunan tekanan onkotik, sehingga cairan keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan edema. Selain itu, tubuh merespon dengan meningkatkan produksi lipoprotein sehingga terjadi hiperlipidemia.
Penanganan dan Prognosis
Penanganan sindrom nefrotik umumnya melibatkan penggunaan kortikosteroid dan pengelolaan gejala. Namun, terapi yang menargetkan pemulihan atau perlindungan podosit sedang dikembangkan. Deteksi dini kerusakan podosit dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan dan mencegah komplikasi jangka panjang.