Selain berfungsi pada sel otot, miosin juga memainkan peranan penting dalam berbagai aktivitas sel non-otot. Protein ini terlibat dalam proses transportasi intraseluler, pembelahan sel, dan pergerakan sel. Kehadiran miosin di berbagai tipe sel menunjukkan fleksibilitas dan pentingnya fungsi protein ini dalam kehidupan seluler.

Transportasi Vesikel dan Organel

Dalam sel eukariotik, miosin membantu memindahkan vesikel dan organel sepanjang filamen aktin. Proses ini sangat krusial dalam distribusi protein dan molekul lain di dalam sel, serta untuk eksositosis dan endositosis.

Pembelahan Sel

Miosin juga berperan dalam pembelahan sitoplasma selama sitokinesis. Pada tahap ini, miosin membentuk cincin kontraktil bersama dengan aktin untuk memisahkan dua sel anak setelah pembelahan inti.

Motilitas Sel

Beberapa tipe miosin, seperti miosin tipe I dan V, memungkinkan sel untuk bergerak atau mengubah bentuknya. Contohnya pada sel amoeba yang bergerak ameboid atau pada sel imun yang bermigrasi menuju lokasi infeksi.