Minimum Viable Product (MVP) adalah salah satu pilar utama dalam metodologi Lean Startup. MVP memungkinkan startup untuk menguji asumsi bisnis dengan cepat dan biaya rendah, serta mempercepat proses pembelajaran tentang kebutuhan pasar. Dengan MVP, startup dapat mengurangi risiko kegagalan produk dan meningkatkan peluang sukses di pasar yang kompetitif.

Siklus Build-Measure-Learn

Dalam Lean Startup, MVP digunakan untuk memulai siklus "Bangun-Ukur-Pelajari" (Build-Measure-Learn). Produk awal dibangun, digunakan oleh pelanggan, kemudian diukur performanya, dan pelajaran yang didapat digunakan untuk pengembangan berikutnya.

Validasi Asumsi Bisnis

Melalui MVP, startup dapat menguji hipotesis bisnis secara nyata di pasar. Hasil dari validasi ini menjadi dasar pengambilan keputusan apakah produk perlu diperbaiki, diubah, atau bahkan dihentikan.

Penggunaan Sumber Daya Efisien

MVP membantu startup untuk menggunakan sumber daya secara efisien, karena pengembangan produk dilakukan secara bertahap berdasarkan data dan umpan balik, bukan hanya asumsi tim pengembang.