Kelenjar pituitari memegang peran utama dalam sistem endokrin manusia. Kelenjar ini mengatur aktivitas berbagai kelenjar lain melalui produksi hormon-hormon pengatur. Fungsi koordinatifnya membuat pituitari dijuluki sebagai 'master gland' dalam dunia endokrinologi.

Pengaturan Kelenjar Endokrin Lain

Melalui hormon-hormonnya, kelenjar pituitari mengontrol aktivitas kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, dan gonad. Hormon TSH, ACTH, FSH, dan LH bekerja sebagai sinyal bagi kelenjar-kelenjar tersebut untuk memproduksi hormon spesifik.

Integrasi dengan Sistem Saraf

Kelenjar pituitari bekerja erat dengan hipotalamus, yang menghubungkan sistem saraf dan endokrin. Hipotalamus menghasilkan hormon pelepas (releasing hormone) yang menstimulasi atau menghambat sekresi hormon pituitari.

Konsekuensi Gangguan Sistem Endokrin

Kegagalan koordinasi antara pituitari dan kelenjar endokrin lain dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti hipotiroidisme, sindrom Addison, atau gangguan fertilitas. Oleh karena itu, kesehatan pituitari sangat penting untuk kelangsungan hidup dan keseimbangan tubuh.