Jump to content

Peran Hormon dalam Fungsi Duodenum

From Wiki Berbudi

Fungsi duodenum dalam pencernaan sangat dipengaruhi oleh hormon-hormon yang dihasilkannya. Hormon-hormon ini berperan sebagai pengatur berbagai proses pencernaan, mulai dari pengeluaran enzim hingga pengaturan pengosongan lambung.

Sekretin

Sekretin dihasilkan oleh sel-sel di dinding duodenum ketika makanan yang bersifat asam masuk dari lambung. Hormon ini berfungsi merangsang pankreas untuk mengeluarkan cairan bikarbonat, yang membantu menetralkan asam lambung.

Kolesistokinin (CCK)

Kolesistokinin atau CCK dilepaskan saat makanan berlemak memasuki duodenum. Hormon ini merangsang kantung empedu untuk melepaskan empedu dan mendorong pankreas mengeluarkan enzim pencernaan.

Gastrin dan Hormon Lainnya

Selain sekretin dan CCK, duodenum juga berinteraksi dengan hormon lain seperti gastrin dan motilin. Hormon-hormon ini secara bersama-sama mengatur keseimbangan proses pencernaan dan pergerakan makanan di sepanjang saluran pencernaan.