Walaupun belajar mandiri menekankan kemandirian siswa, peran guru tetap sangat penting sebagai fasilitator dan pembimbing. Guru dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan belajar mandiri serta memberikan arahan yang diperlukan agar proses belajar berjalan optimal.

Fasilitasi dan Bimbingan

Guru dapat memfasilitasi proses belajar mandiri dengan menyediakan sumber belajar, memberikan umpan balik, dan membantu siswa menetapkan tujuan belajar yang realistis. Dengan demikian, siswa tetap mendapatkan dukungan meskipun lebih banyak belajar secara mandiri.

Pengembangan Keterampilan Belajar Mandiri

Guru juga berperan dalam mengajarkan metakognisi, yaitu kemampuan untuk memahami dan mengelola proses berpikir sendiri. Melalui latihan metakognitif, siswa dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam belajarnya.

Menciptakan Lingkungan Belajar yang Mendukung

Guru bersama sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kemandirian siswa, seperti budaya belajar yang positif, penyediaan fasilitas, dan penghargaan atas inisiatif belajar.