Penulisan Koefisien Reaksi pada Persamaan Kimia
Persamaan kimia merupakan representasi simbolik dari sebuah reaksi kimia. Dalam penulisannya, koefisien reaksi ditempatkan di depan rumus kimia zat-zat yang terlibat untuk menunjukkan jumlah relatif masing-masing.
Aturan Penulisan Koefisien
Koefisien reaksi selalu ditulis sebagai angka bulat di depan rumus kimia. Jika tidak ada angka, berarti koefisiennya satu. Penulisan harus mengikuti aturan IUPAC agar dapat dipahami secara internasional.
Contoh Penulisan Koefisien
Contoh reaksi: 2H2 + O2 → 2H2O. Di sini, koefisien 2 di depan H2 dan H2O serta tidak ada angka di depan O2 (berarti 1). Penulisan seperti ini membantu dalam penyetaraan reaksi kimia.
Kesalahan Umum dalam Penulisan
Kesalahan yang sering terjadi adalah mengubah rumus kimia zat (misal H2 menjadi H4) daripada menyesuaikan koefisiennya. Hal ini harus dihindari agar identitas zat tetap terjaga.