Pengaruh Lingkungan terhadap Ekspresi Dominan Resesif
Ekspresi sifat dominan dan resesif pada organisme tidak hanya dipengaruhi oleh gen, tetapi juga oleh faktor lingkungan. Lingkungan dapat memodifikasi atau bahkan mengubah ekspresi genetik sehingga fenotipe yang muncul mungkin berbeda dari yang diprediksi berdasarkan genotipe saja.
Interaksi Gen dan Lingkungan
Banyak sifat, seperti tinggi badan dan warna kulit, dipengaruhi oleh interaksi antara gen dan faktor lingkungan seperti nutrisi, cahaya matahari, dan suhu. Meski gen dominan atau resesif menentukan potensi dasar, lingkungan dapat memperkuat atau melemahkan ekspresinya.
Contoh Kasus
Pada tanaman, warna bunga yang seharusnya dominan bisa berubah jika tanah kekurangan unsur hara tertentu. Pada manusia, penyakit genetik resesif seperti fenilketonuria dapat dicegah efeknya dengan diet khusus.
Implikasi Biologis dan Sosial
Memahami pengaruh lingkungan terhadap ekspresi gen sangat penting dalam bidang epigenetika dan kesehatan masyarakat. Pengetahuan ini membantu merancang intervensi untuk mencegah munculnya penyakit akibat ekspresi genetik tertentu.