Jump to content

Penemuan Radiasi Kosmik

From Wiki Berbudi

Radiasi kosmik pertama kali ditemukan pada awal abad ke-20 melalui serangkaian eksperimen dan pengamatan ilmiah. Penemuan ini membuka jalan bagi perkembangan fisika modern dan pemahaman tentang partikel berenergi tinggi di alam semesta.

Eksperimen Victor Hess

Pada tahun 1912, Victor Hess, seorang fisikawan Austria, melakukan percobaan menggunakan balon udara untuk mengukur tingkat radiasi di atmosfer. Ia menemukan bahwa tingkat radiasi meningkat seiring ketinggian, menandakan adanya sumber radiasi dari luar Bumi.

Pengembangan Penelitian

Penemuan Hess dikonfirmasi oleh ilmuwan lain dan mendorong pengembangan detektor partikel serta penelitian lebih lanjut tentang sifat dan sumber radiasi kosmik.

Dampak Penemuan

Penemuan radiasi kosmik telah memicu kemajuan besar dalam fisika partikel, membantu ilmuwan menemukan partikel baru dan memahami proses energi tinggi di alam semesta.