Jump to content

Pendidikan Non-formal di Indonesia

From Wiki Berbudi

Pendidikan non-formal merupakan salah satu jalur pendidikan di Indonesia yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar masyarakat di luar pendidikan formal. Pendidikan ini seringkali dianggap sebagai pelengkap, penambah, dan/atau pengganti pendidikan formal, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengakses sekolah reguler. Pendidikan non-formal dapat berupa kursus, pelatihan, dan kegiatan pembelajaran lain yang diselenggarakan oleh masyarakat atau lembaga tertentu.

Sejarah Pendidikan Non-formal

Pendidikan non-formal di Indonesia telah ada sejak masa sebelum kemerdekaan, meskipun belum terorganisir secara sistematis. Setelah kemerdekaan, pemerintah mulai mengakui peran penting pendidikan non-formal dengan diterbitkannya berbagai peraturan. Salah satu bentuk awal adalah Kejar Paket A dan Kejar Paket B sebagai alternatif pendidikan dasar dan menengah.

Bentuk dan Jenis Pendidikan Non-formal

Beberapa bentuk pendidikan non-formal yang populer di Indonesia antara lain adalah kursus komputer, pelatihan bahasa asing, dan pelatihan keterampilan kerja seperti menjahit dan memasak. Lembaga seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) juga berperan aktif dalam menyelenggarakan pendidikan non-formal.

Peran Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus mendorong pengembangan pendidikan non-formal. Selain itu, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memastikan pendidikan ini dapat menjangkau kelompok-kelompok yang membutuhkan.