Jump to content

Pencokelatan Nonenzimatik pada Produk Roti

From Wiki Berbudi

Roti merupakan salah satu produk pangan yang sangat dipengaruhi oleh proses pencokelatan nonenzimatik, terutama selama tahap pemanggangan. Pembentukan warna cokelat pada kerak roti tidak hanya meningkatkan daya tarik visual tetapi juga berperan dalam pembentukan aroma dan rasa khas. Reaksi Maillard menjadi reaksi utama dalam proses ini.

Proses Pembentukan Kerak Roti

Saat roti dipanggang, suhu permukaan meningkat dan menyebabkan gula pereduksi serta protein pada adonan bereaksi membentuk senyawa pencokelatan. Selain itu, kadar air yang menurun di permukaan roti memungkinkan reaksi Maillard dan karamelisasi berlangsung lebih cepat, menghasilkan kerak yang renyah dan berwarna cokelat keemasan.

Pengaruh pada Mutu Sensorik

Kerak roti yang terbentuk akibat pencokelatan nonenzimatik memberikan sensasi rasa, aroma, dan tekstur yang khas. Aroma panggang dan rasa sedikit pahit berasal dari senyawa melanoidin yang dihasilkan selama proses pemanggangan. Oleh sebab itu, pencokelatan menjadi indikator mutu sensorik pada produk roti.

Pengendalian Pencokelatan pada Roti

Pengaturan suhu oven, waktu pemanggangan, serta jenis bahan baku sangat memengaruhi intensitas pencokelatan. Industri roti modern juga memperhatikan aspek nutrisi dengan tetap mengupayakan pencokelatan yang optimal tanpa mengurangi kandungan asam amino esensial.