Pasangan basa DNA adalah konsep fundamental dalam struktur asam deoksiribonukleat yang memungkinkan terbentuknya heliks ganda. Dalam DNA, pasangan basa terbentuk antara basa purin dan pirimidin, yaitu adenin dengan timin, serta sitosin dengan guanin. Pasangan ini menjaga kestabilan dan keakuratan informasi genetik.

Mekanisme Pembentukan Pasangan Basa

Pasangan basa terbentuk melalui ikatan hidrogen. Adenin berpasangan dengan timin melalui dua ikatan hidrogen, sedangkan sitosin berpasangan dengan guanin melalui tiga ikatan hidrogen. Perbedaan jumlah ikatan ini berpengaruh pada kestabilan molekul DNA.

Pentingnya Pasangan Basa dalam Replikasi

Selama replikasi DNA, pasangan basa menjamin bahwa rantai baru yang disintesis identik dengan rantai asli. Enzim DNA polimerase bertanggung jawab dalam menempatkan basa yang benar berdasarkan aturan pasangan basa.

Dampak Kesalahan Pasangan Basa

Kesalahan dalam pemilihan pasangan basa dapat menyebabkan mutasi, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi fungsi gen dan menyebabkan penyakit. Sistem perbaikan DNA berperan dalam mengoreksi kesalahan tersebut agar kestabilan genom tetap terjaga.