Jump to content

Oversampling pada Sistem Audio Digital

From Wiki Berbudi

Oversampling merupakan teknik penting dalam desain sistem audio digital. Dengan meningkatkan laju sampling melebihi batas minimum teoritis, kualitas suara yang dihasilkan dapat lebih jernih dan bebas dari distorsi. Oversampling membantu mengurangi noise dan memperbaiki hasil konversi dari sinyal analog ke digital.

Peran Oversampling dalam Audio

Dalam aplikasi audio, oversampling digunakan untuk mengurangi noise kuantisasi dan memperhalus hasil konversi ADC. Dengan demikian, sistem audio digital dapat mereproduksi suara dengan kualitas yang lebih mendekati sumber aslinya. Oversampling juga memungkinkan penggunaan filter digital yang lebih efisien dibandingkan filter analog.

Proses Oversampling

Proses ini melibatkan pengambilan sampel pada laju yang lebih tinggi dari laju Nyquist, diikuti dengan penggunaan digital filter untuk membuang noise di luar rentang frekuensi yang diinginkan. Setelah proses filtering, data dapat di-downsample ke laju sampling yang diinginkan, menghasilkan suara yang lebih bersih.

Pengaruh terhadap Kualitas Suara

Oversampling secara signifikan meningkatkan rasio signal-to-noise pada sistem audio digital. Banyak perangkat seperti CD player, DAC, dan perangkat perekaman profesional menggunakan teknik ini untuk menghasilkan kualitas suara yang superior.