Montessori dan Perkembangan Sosial-Emosional
Metode Montessori tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga sangat memperhatikan perkembangan sosial dan emosional anak. Lingkungan dan interaksi dalam kelas Montessori dirancang untuk mendukung tumbuhnya keterampilan sosial dan emosional sejak dini.
Pengembangan Empati dan Kerjasama
Dalam kelas Montessori, anak-anak belajar berinteraksi dan bekerja sama dengan teman sebayanya. Aktivitas kelompok kecil dan pembagian tugas membantu menumbuhkan empati, rasa hormat, dan kemampuan kerjasama dalam diri anak.
Pengelolaan Emosi
Montessori mendorong anak untuk mengenal dan mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang sehat. Guru memberikan contoh dalam mengelola emosi dan membantu anak membangun kecerdasan emosional.
Penyelesaian Konflik
Anak-anak diajarkan untuk menyelesaikan konflik secara damai melalui komunikasi dan negosiasi. Pendekatan ini membantu membentuk karakter dan keterampilan sosial yang penting dalam kehidupan bermasyarakat.