Model-model Manajemen Perubahan
Terdapat berbagai model manajemen perubahan yang dikembangkan untuk membantu organisasi mengelola proses perubahan secara sistematis. Model-model ini memberikan kerangka kerja yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan karakteristik organisasi. Setiap model memiliki kelebihan dan kekurangan, serta cocok diterapkan pada situasi yang berbeda-beda.
Model Kurt Lewin
Salah satu model paling terkenal adalah model tiga tahap yang dikembangkan oleh Kurt Lewin. Model ini terdiri dari tahap unfreeze, change, dan refreeze. Tahap unfreeze bertujuan untuk mempersiapkan organisasi terhadap perubahan, change adalah proses implementasi, dan refreeze adalah proses mengukuhkan perubahan agar menjadi bagian dari budaya organisasi.
Model ADKAR
Model ADKAR dikembangkan oleh Prosci dan menitikberatkan pada perubahan individu. ADKAR merupakan akronim dari Awareness, Desire, Knowledge, Ability, dan Reinforcement. Model ini banyak digunakan untuk mengelola perubahan perilaku karyawan dalam organisasi.
Model Kotter
Model delapan langkah John Kotter juga populer digunakan dalam manajemen perubahan. Langkah-langkahnya meliputi menciptakan urgensi, membentuk koalisi, mengembangkan visi, mengkomunikasikan visi, menghilangkan hambatan, meraih kemenangan kecil, membangun perubahan, dan mengukuhkan perubahan.