Minyak neem atau minyak mimba diperoleh dari biji tanaman neem (Azadirachta indica) dan telah lama digunakan sebagai pestisida serta fungisida alami. Minyak ini terkenal karena kemampuannya dalam mengendalikan berbagai penyakit tanaman akibat infeksi jamur.

Komponen Aktif dalam Minyak Neem

Minyak neem mengandung azadirachtin dan nimbin, senyawa yang bersifat antijamur dan antibakteri. Senyawa ini mampu mengganggu pertumbuhan spora jamur dan mencegah infeksi pada tanaman. Selain itu, minyak neem juga efektif untuk mengendalikan beberapa serangga hama.

Cara Aplikasi pada Tanaman

Penggunaan minyak neem sebagai fungisida alami dilakukan dengan mencampurkan minyak dengan air dan sedikit sabun cair sebagai emulsifier. Larutan ini kemudian disemprotkan ke seluruh bagian tanaman. Penggunaan rutin dapat membantu menjaga tanaman dari serangan jamur maupun hama.

Keunggulan dan Efek Samping

Minyak neem ramah lingkungan dan tidak beracun bagi manusia serta hewan peliharaan. Namun, penggunaannya harus hati-hati pada tanaman sensitif dan tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan untuk menghindari kerusakan pada tanaman.