Metilasi DNA dalam Perkembangan Embrio
Metilasi DNA memegang peranan penting dalam perkembangan embrio pada organisme tingkat tinggi. Proses ini mengatur pola ekspresi gen yang diperlukan untuk diferensiasi dan pengembangan jaringan serta organ. Tanpa pengaturan metilasi DNA yang tepat, perkembangan embrio dapat terganggu dan menyebabkan kelainan bawaan.
Dinamika Metilasi Selama Perkembangan
Pada tahap awal perkembangan, terjadi "reprogramming" epigenetik yang melibatkan demetilasi global diikuti oleh remetilasi pada wilayah spesifik genom. Hal ini memungkinkan pembentukan pola ekspresi gen baru yang khas untuk setiap jenis sel.
Imprinting Genomik
Metilasi DNA juga berperan dalam imprinting genomik, di mana hanya salah satu alel gen (dari ayah atau ibu) yang diekspresikan. Mekanisme ini penting untuk perkembangan embrio yang normal dan menghindari gangguan seperti sindrom Prader-Willi dan Angelman.
Konsekuensi Gangguan Metilasi
Gangguan pada proses metilasi DNA selama perkembangan embrio dapat menyebabkan kelainan genetik, keguguran, atau kelahiran dengan cacat bawaan. Oleh karena itu, regulasi metilasi DNA sangat penting untuk keberhasilan perkembangan embrio.