Mekanisme Deteksi Rasa Pahit di Lidah
Manusia dapat mendeteksi rasa pahit melalui mekanisme khusus yang terjadi di permukaan lidah. Proses ini melibatkan interaksi antara senyawa kimia dengan reseptor pengecap yang tersebar di permukaan lidah dan rongga mulut. Kepekaan terhadap rasa pahit dapat memengaruhi preferensi makanan seseorang.
Reseptor Pengecap Pahit
Reseptor yang bertanggung jawab untuk mendeteksi rasa pahit dikenal sebagai reseptor T2R, yang merupakan bagian dari keluarga besar reseptor GPCR. Reseptor ini mampu mengenali berbagai senyawa yang berbeda, termasuk alkaloid dan glikosida yang sering ditemukan pada tumbuhan.
Proses Transduksi Sinyal
Ketika senyawa pahit menempel pada reseptor, terjadi proses yang disebut transduksi sinyal. Proses ini melibatkan aktivasi protein G yang memicu reaksi berantai di dalam sel pengecap, sehingga menghasilkan impuls saraf yang diteruskan ke otak melalui saraf gustatorik.
Variasi Genetik
Sensitivitas terhadap rasa pahit sangat dipengaruhi oleh variasi genetik, khususnya pada gen yang mengkode reseptor T2R. Hal ini menyebabkan beberapa orang lebih sensitif terhadap rasa pahit dibandingkan yang lain, seperti pada kasus persepsi feniltiokarbamida (PTC).