Jump to content

Loss Aversion dalam Investasi Saham

From Wiki Berbudi

Loss aversion adalah kecenderungan individu untuk lebih merasakan kerugian daripada keuntungan dalam jumlah yang sama. Dalam dunia investasi saham, loss aversion dapat mempengaruhi keputusan investor secara signifikan dan seringkali menyebabkan perilaku yang merugikan.

Fenomena Loss Aversion

Investor yang mengalami loss aversion cenderung menahan saham yang merugi terlalu lama dengan harapan akan kembali ke harga beli. Hal ini bertentangan dengan prinsip cut loss yang dianjurkan dalam manajemen risiko.

Dampak Loss Aversion Terhadap Portofolio

Loss aversion dapat menyebabkan portofolio dipenuhi oleh saham-saham yang kurang berkinerja. Akibatnya, potensi pertumbuhan portofolio secara keseluruhan menjadi terbatas.

Cara Mengatasi Loss Aversion

Investor dapat mengatasi loss aversion dengan menetapkan stop loss sebelum membeli saham dan disiplin menjalankan aturan tersebut. Evaluasi portofolio secara berkala juga dapat membantu mengidentifikasi saham-saham yang sebaiknya dilepas.