Logika dan Penalaran
Tampilan
Bidang Logika dan Penalaran merupakan cabang penting dalam filsafat, matematika, dan ilmu komputer yang mempelajari prinsip-prinsip inferensi yang sah, struktur argumen, serta metode untuk membedakan antara validitas dan kesalahan logis. Disiplin ini bertujuan untuk memahami bagaimana premis dapat digunakan untuk menarik kesimpulan secara sahih, serta bagaimana metode deduksi dan induksi bekerja dalam berbagai konteks. Dalam sejarahnya, logika telah mengalami perkembangan dari logika Aristoteles hingga logika simbolik modern, dan menjadi dasar bagi kemajuan pemrograman, kecerdasan buatan, serta metodologi ilmiah.
1. Konsep Dasar Logika
- Proposisi
- Premis
- Kesimpulan
- Validitas
- Inferensi
- Argumen logis
- Kontradiksi
- Tautologi
- Paradoks
- Silogisme
2. Jenis-Jenis Logika
- Logika klasik
- Logika proposisional
- Logika predikat
- Logika modal
- Logika intuisionistik
- Logika fuzzy
- Logika parakonsisten
- Logika relevan
- Logika temporal
- Logika deontik
3. Metode Penalaran
- Penalaran deduktif
- Penalaran induktif
- Penalaran abduktif
- Penalaran analogis
- Penalaran kausal
- Penalaran probabilistik
- Penalaran non-monoton
- Penalaran default
- Penalaran bayesian
- Penalaran statistik
4. Kesalahan Logis
- Sesat pikir ad hominem
- Sesat pikir strawman
- Sesat pikir lingkaran
- Sesat pikir slip gawat
- Sesat pikir generalisasi terburu-buru
- Sesat pikir sebab palsu
- Sesat pikir argumentum ad populum
- Sesat pikir argumentum ad baculum
- Sesat pikir argumentum ad verecundiam
- Sesat pikir petitio principii
5. Sejarah dan Tokoh Penting
- Aristoteles
- Gottlob Frege
- Bertrand Russell
- Alfred North Whitehead
- Kurt Gödel
- Alan Turing
- Charles Sanders Peirce
- John Stuart Mill
- Ludwig Wittgenstein
- Alonzo Church