Jump to content

Kohesi dalam Linguistik

From Wiki Berbudi

Kohesi adalah salah satu konsep penting dalam linguistik, khususnya dalam kajian teks. Kohesi merujuk pada hubungan antar unsur dalam sebuah teks sehingga membentuk kesatuan yang padu dan mudah dipahami. Kohesi menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kualitas teks, baik lisan maupun tulis. Tanpa kohesi, sebuah teks dapat terasa terputus-putus dan sulit dimengerti oleh pembaca atau pendengar.

Pengertian Kohesi

Kohesi dalam linguistik merujuk pada penggunaan elemen-elemen bahasa seperti kata ganti, konjungsi, dan kata depan untuk menghubungkan antarbagian dalam sebuah teks. Dengan adanya kohesi, kalimat-kalimat dalam teks tidak berdiri sendiri, melainkan saling terikat satu sama lain. Kohesi berbeda dengan koherensi, meskipun keduanya saling berkaitan dalam membangun pemahaman teks.

Jenis-Jenis Kohesi

Ada beberapa jenis kohesi yang sering dibahas dalam kajian linguistik, antara lain kohesi leksikal dan kohesi gramatikal. Kohesi leksikal berkaitan dengan penggunaan kata-kata yang memiliki hubungan makna, seperti sinonim, antonim, dan repetisi. Sedangkan kohesi gramatikal mencakup penggunaan elemen gramatikal seperti pronomina dan konjungsi.

Peran Kohesi dalam Komunikasi

Kohesi sangat penting dalam komunikasi karena membantu menyampaikan pesan secara efektif. Dalam penulisan ilmiah maupun karya sastra, kohesi menjadi kunci agar gagasan dapat disampaikan dengan jelas dan runtut. Tanpa kohesi, pembaca akan kesulitan memahami hubungan antarbagian dalam teks.