Jump to content

Kohesi Gramatikal

From Wiki Berbudi

Kohesi gramatikal adalah salah satu bentuk kohesi dalam bahasa, yang terjadi karena adanya hubungan gramatikal antar unsur dalam sebuah teks. Kohesi gramatikal sangat penting dalam menciptakan teks yang padu dan mudah dipahami. Kohesi ini biasanya diwujudkan melalui penggunaan pronomina, elipsis, konjungsi, dan substitusi.

Bentuk-Bentuk Kohesi Gramatikal

Bentuk kohesi gramatikal yang paling umum adalah penggunaan pronomina (kata ganti), seperti "dia", "mereka", atau "itu" untuk merujuk pada kata atau frasa yang sudah disebut sebelumnya. Selain itu, penggunaan konjungsi seperti "dan", "atau", "tetapi" juga menjadi bagian dari kohesi gramatikal. Elipsis, yaitu penghilangan unsur yang sudah diketahui pembaca, serta substitusi, yaitu penggantian unsur dengan kata lain, juga termasuk dalam kohesi gramatikal.

Fungsi Kohesi Gramatikal

Fungsi utama kohesi gramatikal adalah untuk menghubungkan antarbagian dalam teks sehingga tercipta keterpaduan dan kesinambungan ide. Tanpa kohesi gramatikal, teks akan terasa kaku dan terputus-putus.

Contoh Kohesi Gramatikal dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kohesi gramatikal sering dijumpai dalam penggunaan kata ganti dan konjungsi. Misalnya, "Andi pergi ke pasar. Dia membeli buah." Kata "dia" di sini berfungsi sebagai pronomina yang menciptakan kohesi gramatikal.