Kelas 5 : Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung
Tampilan
Dalam berinteraksi dan menulis cerita, kita sering kali mengutip percakapan atau ucapan orang lain. Dalam bahasa Indonesia, penyampaian ucapan tersebut dibagi menjadi dua bentuk:
- Kalimat Langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan atau ujaran seseorang secara persis sama tanpa mengubah kata-kata sedikit pun.
- Kalimat Tidak Langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali isi ucapan seseorang dengan menggunakan bahasa penulis/pembicara sendiri.
Kalimat Langsung
Ciri-Ciri Kalimat Langsung
- Menggunakan tanda petik dua ("...") untuk mengapit bagian kalimat yang diucapkan langsung.
- Huruf pertama pada kalimat yang diapit tanda petik ditulis menggunakan huruf kapital.
- Tanda baca (seperti koma, titik, tanda tanya, atau tanda seru) diletakkan sebelum tanda petik penutup.
- Diberi tanda koma (',) untuk memisahkan pengiring dan petikan jika pengiring terletak di depan.
- Intonasi bagian yang diapit tanda petik lebih tinggi/tegas.
Contoh-Contoh Kalimat Langsung
- Ibu berkata, "Jangan lupa mencuci tangan sebelum makan!"
- "Di mana kamu menyembunyikan buku ceritaku?" tanya Budi kepada adiknya.
- Pak Guru menjelaskan, "Besok kita akan melakukan pengamatan di halaman sekolah."
- "Aku sangat senang bisa juara pertama!" teriak Siti gembira.
- "Tolong ambilkan penggaris di atas meja itu," kata Andi kepada Roni.
- Ayah menasihati, "Jadilah anak yang jujur dan suka menolong."
- "Kapan kita akan pergi berlibur ke rumah Nenek?" tanya Lina.
- Edo berkata, "Aku tidak bisa ikut bermain bola karena harus menjaga adik."
- "Wah, indah sekali pemandangan di pantai ini!" seru Rina.
- Dokter berpesan, "Minumlah obat ini tiga kali sehari setelah makan."
Kalimat Tidak Langsung
Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung
- Tidak menggunakan tanda petikdua ("...").
- Menggunakan kata hubung/konjungsi (seperti bahwa, sebab, agar, untuk, bahwa, apabila).
- Mengalami perubahan kata ganti orang (pronomina):
- Kata ganti "Aku / Saya" berubah menjadi "Dia / Ia / Nama Orang".
- Kata ganti "Kami / Kita" berubah menjadi "Mereka".
- Kata ganti "Kamu" berubah menjadi "Saya / Dia".
- Intonasi pembacaan datar dan menurun di akhir kalimat.
Contoh-Contoh Kalimat Tidak Langsung
- Ibu menyuruhku agar tidak lupa mencuci tangan sebelum makan.
- Budi bertanya kepada adiknya tentang tempat adiknya menyembunyikan buku ceritanya.
- Pak Guru menjelaskan bahwa besok mereka akan melakukan pengamatan di halaman sekolah.
- Siti berteriak gembira bahwa ia sangat senang bisa menjadi juara pertama.
- Andi meminta tolong kepada Roni untuk mengambilkan penggaris di atas meja.
- Ayah menasihati kami agar menjadi anak yang jujur dan suka menolong.
- Lina menanyakan waktu mereka akan pergi berlibur ke rumah Nenek.
- Edo mengatakan bahwa ia tidak bisa ikut bermain bola karena harus menjaga adiknya.
- Rina mengagumi pemandangan di pantai yang sangat indah tersebut.
- Dokter berpesan agar saya meminum obat tersebut tiga kali sehari setelah makan.
Cara Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung
Perhatikan perubahan kata kunci dari kalimat langsung ke tidak langsung berikut:
| Bentuk Kalimat Langsung | Perubahan Kata Ganti / Kata Hubung | Bentuk Kalimat Tidak Langsung |
|---|---|---|
| Ani berkata, "Aku akan belajar." | "Aku" → "Dia/Ia" + kata hubung bahwa | Ani berkata bahwa ia akan belajar. |
| Doni bertanya, "Kapan kamu pulang?" | Tanda tanya hilang → kata hubung kapan + "kamu" → "saya" | Doni bertanya kapan saya pulang. |
| Ibu berkata, "Buka pintunya!" | Kalimat perintah → kata hubung agar / untuk / supaya | Ibu menyuruhku untuk membuka pintu. |
Rangkuman Perbedaan
| Pembeda | Kalimat Langsung | Kalimat Tidak Langsung |
|---|---|---|
| Tanda Petik ("...") | Menggunakan tanda petik dua | Tidak menggunakan tanda petik |
| Huruf Kapital | Awal kutipan memakai huruf kapital | Mengikuti aturan huruf kapital standar |
| Kata Hubung | Tidak menggunakan kata hubung | Menggunakan kata hubung (bahwa, untuk, supaya, dll) |
| Kata Ganti Orang | Sesuai dengan pembicara asli (aku, kamu, kita) | Berubah sesuai sudut pandang penyampai (dia, mereka, saya) |
Latihan Soal Ringkas
Ubah kalimat langsung di bawah ini menjadi kalimat tidak langsung!
- Paman berkata, "Aku akan berangkat ke Jakarta besok."
- Jawaban: Paman berkata bahwa ia akan berangkat ke Jakarta besok.
- "Mengapa kamu terlambat masuk sekolah?" tanya Bu Guru kepada Ahmad.
- Jawaban: Bu Guru bertanya kepada Ahmad alasan ia terlambat masuk sekolah.