Jenis-jenis Antibiotik
Antibiotik terdiri dari berbagai jenis yang dikelompokkan berdasarkan struktur kimia, mekanisme kerja, dan spektrum aktivitasnya. Setiap jenis antibiotik memiliki keunggulan dan kegunaan tersendiri dalam menangani infeksi bakteri. Pemilihan jenis antibiotik sangat penting untuk memastikan efektivitas pengobatan dan mencegah resistensi antibiotik.
Beta-laktam
Kelompok beta-laktam, seperti penisilin dan sefalosporin, merupakan antibiotik yang paling banyak digunakan. Mereka menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga menyebabkan bakteri mati.
Makrolida dan Tetrasiklin
Makrolida seperti azitromisin dan eritromisin bekerja dengan menekan sintesis protein bakteri. Tetrasiklin juga menghambat sintesis protein namun pada tahapan yang berbeda dibanding makrolida.
Aminoglikosida dan Fluorokuinolon
Aminoglikosida digunakan terutama untuk infeksi berat pada bakteri Gram-negatif. Fluorokuinolon, seperti ciprofloksasin, berfungsi dengan menghambat sintesis DNA bakteri.