Jari-jari ionik adalah ukuran jari-jari atom setelah atom tersebut kehilangan atau menerima elektron dan berubah menjadi ion. Ukuran ini berbeda dari jari-jari atom netral, karena perubahan jumlah elektron menyebabkan perubahan distribusi elektron di sekitar inti atom. Jari-jari ionik sangat penting dalam menjelaskan struktur kristal dan sifat senyawa ionik.

Cara Penentuan Jari-jari Ionik

Pengukuran jari-jari ionik biasanya dilakukan dengan menganalisis jarak antar ion dalam struktur kristal padat seperti natrium klorida. Nilai jari-jari ionik bergantung pada muatan ion dan jumlah elektron yang dimilikinya. Ion bermuatan positif (kation) biasanya memiliki jari-jari lebih kecil daripada atom netralnya, sedangkan ion bermuatan negatif (anion) memiliki jari-jari lebih besar.

Pengaruh Muatan dan Konfigurasi Elektron

Muatan ion sangat mempengaruhi jari-jari ionik. Semakin besar muatan positif, semakin kecil jari-jari ionnya akibat tarikan inti yang lebih kuat terhadap elektron. Sementara itu, ion bermuatan negatif akan mengalami pertambahan jari-jari karena penambahan elektron meningkatkan tolakan antar elektron.

Peranan dalam Sifat Senyawa Ionik

Jari-jari ionik mempengaruhi sifat-sifat senyawa ionik seperti titik leleh, titik didih, dan kelarutan. Ukuran ion juga menentukan pola susunan ion dalam kisi kristal dan kestabilan struktur senyawa tersebut.