Insang Luar dan Insang Dalam
Insang pada hewan air terbagi menjadi dua tipe utama, yaitu insang luar dan insang dalam. Kedua tipe ini memiliki keunikan dan fungsi yang berbeda sesuai dengan kelompok hewan yang memilikinya.
Insang Luar
Insang luar umumnya ditemukan pada larva amfibi dan beberapa jenis serangga air. Insang ini menonjol keluar dari tubuh dan langsung bersentuhan dengan air, sehingga mempermudah pertukaran gas. Contoh hewan yang memiliki insang luar adalah kecebong dan nimfa capung.
Insang Dalam
Insang dalam lebih umum ditemukan pada ikan, krustasea, dan beberapa moluska. Insang ini terlindungi di dalam rongga tubuh, sehingga lebih terlindungi dari kerusakan mekanis atau serangan predator. Insang dalam biasanya lebih kompleks dan efisien dalam mengambil oksigen dari air.
Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing Tipe
Insang luar memungkinkan pertukaran gas yang cepat, tetapi rentan terhadap kerusakan dan pengeringan. Insang dalam lebih aman dan efisien, tetapi membutuhkan mekanisme khusus untuk mengalirkan air ke permukaan insang.