Impermanent loss adalah risiko yang sering dialami oleh penyedia likuiditas pada liquidity pool di platform DeFi. Risiko ini terjadi ketika nilai aset yang disimpan dalam pool berubah secara signifikan dibandingkan saat pertama kali dimasukkan. Impermanent loss menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum terjun ke dalam dunia yield farming.

Penyebab Impermanent Loss

Impermanent loss terjadi akibat perubahan harga relatif antara dua aset yang terdapat dalam satu pool. Misalnya, jika harga Ethereum naik tajam terhadap stablecoin seperti USDT, penyedia likuiditas bisa mengalami kerugian jika mereka menarik asetnya dari pool.

Cara Menghitung Impermanent Loss

Kerugian ini disebut 'impermanent' karena nilainya bisa kembali normal jika harga aset kembali ke posisi awal. Namun, jika aset ditarik saat harga belum kembali, kerugian tersebut menjadi permanen. Beberapa kalkulator online dapat membantu pengguna memperkirakan potensi impermanent loss berdasarkan skenario harga tertentu.

Strategi Mengurangi Risiko

Untuk meminimalkan impermanent loss, penyedia likuiditas dapat memilih pool dengan volatilitas harga rendah, seperti pool stablecoin. Selain itu, penting untuk memahami mekanisme automated market maker (AMM) yang digunakan dalam platform DeFi.