Hukum Mendel Kedua: Hukum Asortasi Bebas
Hukum Mendel Kedua, atau hukum asortasi bebas, merupakan prinsip fundamental dalam genetika yang ditemukan oleh Gregor Mendel. Hukum ini menyatakan bahwa gen-gen untuk sifat yang berbeda akan diwariskan secara bebas dan tidak saling memengaruhi satu sama lain selama pembentukan gamet. Konsep ini sangat penting untuk memahami variasi genetis pada organisme.
Penjelasan Hukum Asortasi Bebas
Menurut hukum asortasi bebas, alel dari dua atau lebih sifat yang berbeda akan terpisah secara acak ke dalam gamet. Dengan kata lain, pewarisan satu sifat tidak akan memengaruhi pewarisan sifat lainnya. Hal ini berlaku untuk gen yang terletak pada kromosom yang berbeda atau berjauhan pada satu kromosom.
Contoh pada Tanaman Kacang Polong
Mendel mengamati hukum ini melalui persilangan dihibrit, yaitu persilangan dua tanaman dengan dua sifat beda, misalnya warna dan bentuk biji. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi sifat pada keturunan mengikuti pola tertentu yang dapat diprediksi melalui diagram Punnett.
Implikasi pada Ilmu Genetika
Hukum asortasi bebas digunakan dalam pemuliaan tanaman dan hewan untuk menghasilkan kombinasi sifat yang diinginkan. Selain itu, hukum ini menjadi dasar dalam pemahaman tentang rekombinasi genetik dan diversitas hayati.