Gelombang FM atau gelombang frekuensi modulasi merupakan salah satu bentuk gelombang radio yang digunakan untuk transmisi sinyal audio, terutama pada sistem radio FM di seluruh dunia. FM menawarkan kualitas suara yang lebih baik dibandingkan gelombang AM karena teknik modulasi sinyalnya yang lebih canggih. Dengan rentang frekuensi antara 88 hingga 108 MHz, gelombang FM menjadi standar utama dalam siaran radio komersial.

Sejarah Gelombang FM

Gelombang FM pertama kali dikembangkan oleh Edwin Howard Armstrong pada tahun 1930-an. Armstrong memperkenalkan metode modulasi ini untuk mengatasi gangguan dan noise yang sering terjadi pada siaran AM. Seiring waktu, FM semakin populer dan menjadi standar dalam penyiaran radio di banyak negara.

Karakteristik Gelombang FM

Salah satu keunggulan utama dari gelombang FM adalah kemampuannya untuk mengurangi gangguan dari sumber eksternal, seperti petir dan peralatan listrik. Hal ini disebabkan oleh teknik modulasi yang mengubah frekuensi pembawa, bukan amplitudo. Dengan demikian, kualitas suara yang dihasilkan pun lebih jernih dan stabil.

Penggunaan di Indonesia

Di Indonesia, gelombang FM digunakan secara luas oleh berbagai stasiun radio, baik swasta maupun pemerintah. Rentang frekuensi yang digunakan tetap sama dengan standar internasional, yaitu antara 88 hingga 108 MHz. Hal ini memudahkan masyarakat untuk menikmati siaran radio dengan kualitas suara yang baik.