Selain berasal dari tanaman, fungisida alami juga dapat diperoleh dari mikroorganisme tertentu yang mampu menekan pertumbuhan jamur patogen. Penggunaan mikroba sebagai agen pengendali hayati kini semakin berkembang dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Jenis Mikroba yang Digunakan

Beberapa mikroba yang umum digunakan sebagai fungisida alami adalah Trichoderma, Bacillus subtilis, dan Pseudomonas fluorescens. Mikroba ini bekerja dengan cara bersaing memperebutkan nutrisi, menghasilkan senyawa antifungi, atau memparasit jamur patogen sehingga menekan populasinya.

Cara Aplikasi pada Tanaman

Mikroba ini biasanya diaplikasikan dalam bentuk cairan atau serbuk yang dicampur dengan air. Larutan kemudian disiramkan atau disemprotkan pada tanah dan tanaman. Penggunaan mikroba sebagai fungisida alami sangat dianjurkan dalam sistem budidaya organik.

Keunggulan dan Tantangan

Keunggulan utama fungisida alami berbasis mikroba adalah tidak menyebabkan resistensi dan dapat meningkatkan kesehatan tanah. Namun, efektivitasnya sangat tergantung pada kondisi lingkungan dan jenis jamur target, sehingga aplikasi perlu disesuaikan secara spesifik.