Filogeni dan taksonomi adalah dua bidang utama dalam biologi sistematika yang saling berkaitan. Filogeni mempelajari hubungan evolusi antar organisme, sementara taksonomi mengelompokkan organisme berdasarkan kekerabatan tersebut. Dengan menggunakan data filogenetik, klasifikasi makhluk hidup menjadi lebih alami dan mencerminkan sejarah evolusi.

Taksonomi Klasik vs Modern

Taksonomi klasik mengandalkan ciri morfologi, sedangkan taksonomi modern menggunakan data filogenetik, terutama hasil analisis DNA. Perkembangan ini menghasilkan sistem klasifikasi yang lebih dinamis dan informatif.

Klasifikasi Berbasis Filogeni

Klasifikasi berbasis filogeni menempatkan organisme dalam kelompok monofiletik, yang terdiri atas nenek moyang bersama dan seluruh keturunannya. Hal ini berbeda dengan kelompok parafiletik atau polifiletik, yang tidak mencakup seluruh keturunan.

Pentingnya Filogeni dalam Taksonomi

Dengan memasukkan filogeni ke dalam taksonomi, ilmuwan dapat memahami evolusi karakteristik, proses spesiasi, dan hubungan antara diversitas hayati di bumi.