Lompat ke isi

Fermentasi: Pengertian dan Sejarah

Dari Wiki Berbudi

Fermentasi adalah proses biokimia yang mengubah substrat organik, seperti gula, menjadi produk lain dengan bantuan mikroorganisme, seperti ragi atau bakteri. Proses ini telah dikenal dan dimanfaatkan manusia sejak ribuan tahun lalu, terutama dalam pembuatan makanan dan minuman tradisional. Fermentasi tidak memerlukan oksigen sehingga sering disebut sebagai respirasi anaerob. Proses ini memiliki peranan penting dalam bidang industri pangan, farmasi, dan bioteknologi.

Sejarah Fermentasi

Sejarah fermentasi dimulai sejak zaman prasejarah ketika manusia secara tidak sengaja menemukan bahwa bahan makanan tertentu dapat berubah rasa dan tekstur setelah disimpan dalam waktu tertentu. Contohnya adalah penemuan roti, keju, dan minuman beralkohol seperti bir dan anggur. Seiring waktu, pengetahuan tentang fermentasi berkembang dan mulai digunakan secara sengaja untuk mengawetkan makanan.

Penemu dan Perkembangan Ilmu

Perkembangan ilmu fermentasi mendapat dorongan besar ketika Louis Pasteur pada abad ke-19 membuktikan bahwa fermentasi disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme, bukan sekadar reaksi kimia biasa. Penemuan ini menjadi fondasi ilmu mikrobiologi modern dan memperluas pemanfaatan fermentasi dalam berbagai industri.

Peran Fermentasi dalam Kehidupan Modern

Saat ini, fermentasi tidak hanya digunakan untuk produksi makanan dan minuman, tetapi juga untuk menghasilkan antibiotik, asam organik, dan bioetanol. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang proses ini, manusia mampu mengembangkan berbagai produk baru yang bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan.