Fenomena Cuaca di Stratosfer
Stratosfer terkenal sebagai lapisan atmosfer yang relatif stabil dibandingkan dengan troposfer. Namun, beberapa fenomena cuaca penting terjadi di stratosfer dan mempengaruhi iklim global serta pola cuaca di bumi. Salah satu contoh penting adalah pemanasan stratosfer secara tiba-tiba atau "sudden stratospheric warming".
Sudden Stratospheric Warming
Fenomena sudden stratospheric warming (SSW) terjadi ketika suhu di stratosfer bagian atas meningkat secara drastis dalam waktu singkat, seringkali dalam hitungan beberapa hari. Perubahan suhu ini dapat mengganggu pola sirkulasi udara di bawahnya dan berkontribusi pada perubahan cuaca ekstrem di permukaan bumi, termasuk gelombang dingin.
Polar Vortex
Di sekitar kutub, terdapat fenomena yang dikenal sebagai polar vortex, yaitu pusaran udara dingin yang terperangkap di stratosfer. Kerusakan pada polar vortex dapat menyebabkan udara dingin turun ke lintang yang lebih rendah, memicu musim dingin yang ekstrem di beberapa wilayah.
Pengaruh pada Cuaca Permukaan
Meskipun stratosfer tidak menghasilkan awan atau hujan seperti troposfer, perubahan yang terjadi di lapisan ini dapat mempengaruhi pola cuaca di permukaan. Studi tentang interaksi antara stratosfer dan troposfer sangat penting untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca.