Burn rate pada suatu perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Memahami faktor-faktor ini sangat penting agar perusahaan dapat mengelola arus kas secara efektif dan menjaga kelangsungan bisnisnya, terutama pada masa-masa kritis.

Biaya Operasional

Salah satu faktor utama yang memengaruhi burn rate adalah besarnya biaya operasional perusahaan. Biaya ini mencakup gaji karyawan, sewa kantor, biaya pemasaran, hingga pengeluaran untuk teknologi. Semakin besar biaya operasional, semakin tinggi burn rate yang harus ditanggung.

Pendapatan dan Model Bisnis

Pendapatan yang dihasilkan serta model bisnis yang diadopsi juga berpengaruh terhadap burn rate. Perusahaan dengan model bisnis yang memerlukan waktu lama untuk menghasilkan pendapatan cenderung memiliki burn rate yang lebih tinggi. Sebaliknya, perusahaan dengan pendapatan berulang dapat menjaga burn rate agar tetap rendah.

Lingkungan Eksternal

Faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, persaingan bisnis, dan perubahan regulasi juga dapat memengaruhi burn rate. Sebagai contoh, krisis ekonomi dapat membuat perusahaan harus memangkas pengeluaran untuk bertahan, yang pada akhirnya berdampak pada burn rate.