Jump to content

Exit Strategy dalam Franchise

From Wiki Berbudi

Pada bisnis franchise, exit strategy sangat penting bagi pemilik waralaba maupun franchisee. Dengan strategi yang tepat, kedua belah pihak dapat memastikan keberlanjutan usaha dan mengurangi risiko kerugian finansial. Exit strategy juga menjadi syarat wajib dalam perjanjian waralaba.

Exit Strategy bagi Franchisee

Franchisee biasanya merencanakan exit strategy seperti penjualan unit franchise kepada pihak lain, pengalihan kontrak, atau pengembalian merek dagang kepada pemilik waralaba. Setiap opsi harus disetujui oleh franchisor sesuai dengan perjanjian yang berlaku.

Exit Strategy bagi Franchisor

Bagi franchisor, exit strategy dapat berupa penjualan lisensi master franchise, merger dengan perusahaan lain, atau bahkan pencabutan hak franchise jika franchisee tidak mematuhi standar. Hal ini memastikan kualitas dan reputasi merek tetap terjaga.

Faktor yang Mempengaruhi Exit Strategy Franchise

Beberapa faktor yang mempengaruhi exit strategy di bisnis franchise antara lain masa berlaku kontrak, kondisi pasar, serta hubungan antara franchisor dan franchisee. Komunikasi yang baik menjadi kunci sukses dalam implementasi exit strategy.