Jump to content

Evapotranspirasi dan Ketersediaan Air Tanah

From Wiki Berbudi

Evapotranspirasi merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi ketersediaan air tanah. Melalui proses ini, air yang tersimpan di tanah dapat hilang ke atmosfer, sehingga memengaruhi jumlah air yang tersedia bagi tanaman dan kebutuhan manusia. Pengelolaan air tanah yang berkelanjutan sangat bergantung pada pemahaman tentang proses evapotranspirasi.

Hubungan dengan Neraca Air

Evapotranspirasi adalah salah satu komponen utama dalam neraca air wilayah. Jika laju evapotranspirasi lebih tinggi daripada pemasukan air dari curah hujan atau irigasi, maka cadangan air tanah akan menurun.

Dampak Kekeringan

Pada musim kemarau atau saat terjadi kekeringan, evapotranspirasi tetap berlangsung meskipun pasokan air tanah menurun. Hal ini dapat menyebabkan penurunan muka air tanah dan berpotensi menimbulkan krisis air bagi masyarakat dan pertanian.

Strategi Pengelolaan Air Tanah

Pengetahuan tentang evapotranspirasi digunakan untuk merancang strategi pengelolaan air tanah, seperti penjadwalan irigasi, pemilihan jenis tanaman yang sesuai, serta konservasi air agar kebutuhan manusia dan lingkungan tetap terpenuhi.