Etika dalam Competitive Intelligence (CI) sangat penting untuk menjaga reputasi dan integritas perusahaan. Praktik CI yang etis berarti hanya menggunakan metode dan sumber informasi yang sah serta mematuhi hukum yang berlaku. Persaingan yang sehat dapat tercapai jika setiap organisasi menerapkan standar etika yang tinggi dalam aktivitas CI-nya.

Prinsip-Prinsip Etika

Salah satu prinsip utama dalam CI adalah tidak melakukan spionase industri atau pelanggaran privasi. Informasi yang dikumpulkan harus berasal dari sumber terbuka dan legal, seperti laporan keuangan publik, presentasi konferensi, atau data dari media massa.

Kode Etik CI

Banyak organisasi internasional, seperti Society of Competitive Intelligence Professionals (SCIP), telah menerbitkan kode etik yang mengatur pelaksanaan CI. Kode ini meliputi kejujuran, integritas, dan penghormatan terhadap hukum setempat dan internasional.

Konsekuensi Pelanggaran Etika

Pelanggaran etika dalam CI dapat menyebabkan kerugian reputasi, sanksi hukum, dan hilangnya kepercayaan dari mitra bisnis. Oleh karena itu, perusahaan biasanya memberikan pelatihan khusus kepada staf CI untuk memastikan mereka memahami dan mematuhi standar etika yang berlaku.