Energi dalam Reaksi Kimia
Setiap reaksi kimia melibatkan perubahan energi, baik dalam bentuk pelepasan maupun penyerapan energi. Energi ini penting untuk memahami mengapa dan bagaimana suatu reaksi kimia dapat berlangsung.
Energi Aktivasi
Agar reaksi kimia dapat terjadi, biasanya diperlukan energi awal yang disebut energi aktivasi. Energi ini digunakan untuk memulai proses pemutusan ikatan kimia pada reaktan.
Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Reaksi yang melepaskan panas disebut reaksi eksoterm, sedangkan reaksi yang menyerap panas disebut endoterm. Contoh reaksi eksoterm adalah pembakaran bensin, sedangkan reaksi endoterm dapat ditemui pada proses fotosintesis.
Peran Energi dalam Kehidupan
Perubahan energi dalam reaksi kimia sangat penting bagi kehidupan, misalnya dalam proses metabolisme di tubuh makhluk hidup yang melibatkan reaksi eksoterm dan endoterm secara berkesinambungan.