Jump to content

Energi Nuklir

From Wiki Berbudi

Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan dari inti atom melalui proses reaksi nuklir, baik melalui reaksi fisi maupun reaksi fusi. Energi ini telah menjadi sumber daya penting dalam pembangkitan listrik dan juga banyak digunakan dalam berbagai bidang teknologi dan industri. Penggunaan energi nuklir sering menjadi topik perdebatan karena manfaat dan risikonya yang besar.

Sejarah Energi Nuklir

Perkembangan energi nuklir dimulai pada awal abad ke-20 ketika para ilmuwan menemukan bahwa inti atom dapat dipecah untuk menghasilkan energi yang sangat besar. Penemuan reaksi fisi oleh Otto Hahn dan Fritz Strassmann pada tahun 1938 menjadi tonggak penting dalam sejarah ini. Sejak saat itu, penggunaan energi nuklir mulai meluas, terutama setelah Perang Dunia II.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Pembangkit listrik tenaga nuklir berfungsi dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan dari reaksi fisi uranium atau plutonium di dalam reaktor nuklir. Panas ini digunakan untuk menghasilkan uap yang kemudian menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. Negara-negara seperti Prancis, Amerika Serikat, dan Rusia sangat bergantung pada energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional mereka.

Keuntungan dan Tantangan

Energi nuklir menawarkan keuntungan berupa emisi karbon yang sangat rendah dibandingkan sumber energi fosil. Namun, risiko kecelakaan, masalah limbah radioaktif, dan kekhawatiran akan proliferasi senjata nuklir menjadi tantangan utama yang harus dihadapi dalam pemanfaatan energi ini.