Efek Framing dalam Pengambilan Keputusan
Efek framing adalah fenomena psikologis di mana cara informasi disajikan dapat memengaruhi keputusan seseorang, meskipun substansi informasinya sama. Dalam ekonomi perilaku, efek ini sangat penting karena dapat mengarah pada pilihan yang berbeda dari individu dalam situasi serupa.
Cara Kerja Efek Framing
Efek framing terjadi ketika individu merespons secara berbeda terhadap opsi yang digambarkan sebagai "potensi keuntungan" dibandingkan dengan "potensi kerugian". Penelitian oleh Daniel Kahneman dan Amos Tversky dalam prospect theory menunjukkan efek ini secara jelas.
Contoh Efek Framing
Contoh klasik adalah perbedaan respons konsumen terhadap produk yang "90% bebas lemak" dibandingkan "10% lemak". Meski informasinya identik, framing positif lebih menarik bagi kebanyakan orang.
Implikasi Efek Framing
Efek framing sering dimanfaatkan dalam pemasaran, kebijakan publik, dan komunikasi risiko. Pemahaman tentang efek ini penting untuk menciptakan pesan yang efektif dan etis dalam berbagai konteks.