Dominan Tidak Sempurna
Dominan tidak sempurna atau dominansi intermediat adalah kondisi di mana tidak ada alel yang sepenuhnya dominan atau resesif. Dalam kasus ini, individu heterozigot akan menunjukkan fenotipe yang merupakan campuran dari kedua alel. Fenomena ini sering ditemukan dalam dunia tumbuhan dan hewan.
Penjelasan Fenomena
Pada dominan tidak sempurna, alel dominan tidak sepenuhnya menutupi ekspresi alel resesif. Contoh yang terkenal adalah warna bunga snapdragon (Antirrhinum majus) di mana persilangan antara bunga merah dan putih menghasilkan bunga berwarna merah muda.
Perbedaan dengan Dominan Sempurna
Pada dominan sempurna, alel dominan sepenuhnya menutupi alel resesif. Namun pada dominan tidak sempurna, kedua alel sama-sama berkontribusi pada fenotipe. Ini berbeda dengan kodominansi di mana kedua alel terekspresi secara bersamaan.
Implikasi dalam Genetika
Dominan tidak sempurna menambah kompleksitas dalam pewarisan sifat. Hal ini menunjukkan bahwa pewarisan sifat tidak selalu mengikuti pola klasik Mendel.