Dinamis dan Statis pada Alamat IP
Alamat IP dapat diklasifikasikan menjadi dua tipe berdasarkan cara pemberiannya: statis dan dinamis. Kedua jenis ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, serta dipilih berdasarkan kebutuhan dan karakteristik jaringan. Pemilihan jenis alamat IP yang tepat sangat penting dalam pengelolaan infrastruktur TI.
Alamat IP Statis
Alamat IP statis adalah alamat yang ditetapkan secara permanen pada sebuah perangkat. Alamat ini tidak berubah meskipun perangkat di-restart atau jaringan mengalami gangguan. IP statis sangat cocok digunakan pada server, printer, atau perangkat yang membutuhkan alamat tetap dalam jaringan.
Alamat IP Dinamis
Alamat IP dinamis diberikan secara otomatis oleh DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Alamat ini dapat berubah-ubah setiap kali perangkat terhubung ke jaringan. IP dinamis lebih fleksibel dan mudah dikelola, khususnya untuk jaringan dengan banyak perangkat.
Perbandingan dan Penggunaan
Pemilihan antara IP statis dan dinamis bergantung pada kebutuhan organisasi. Jaringan dengan banyak perangkat lebih efisien menggunakan IP dinamis, sedangkan perangkat yang membutuhkan akses tetap, seperti web server, lebih cocok menggunakan IP statis.