Diafragma adalah salah satu metode kontrasepsi yang digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Alat ini berbentuk seperti kubah kecil yang terbuat dari lateks atau silikon dan dipasang di dalam vagina untuk menutupi leher rahim. Penggunaan diafragma sebagai alat kontrasepsi telah dikenal sejak lama dan menjadi alternatif bagi wanita yang tidak ingin menggunakan metode hormonal.

Cara Kerja Diafragma

Diafragma bekerja dengan cara menghalangi sperma masuk ke rahim sehingga mencegah terjadinya pembuahan. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diafragma biasanya digunakan bersamaan dengan spermisida, yaitu zat kimia yang dapat membunuh sperma.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan diafragma adalah tidak mengandung hormon sehingga tidak mengganggu keseimbangan hormon wanita. Selain itu, alat ini dapat digunakan hanya saat dibutuhkan. Namun, efektivitasnya dapat menurun jika tidak dipasang dengan benar. Beberapa wanita juga dapat mengalami iritasi atau alergi terhadap bahan diafragma atau spermisida.

Cara Penggunaan dan Perawatan

Penggunaan diafragma harus disesuaikan dengan ukuran serviks, sehingga diperlukan pemeriksaan oleh tenaga medis. Setelah digunakan, diafragma harus dicuci dan disimpan dengan baik untuk menjaga kebersihannya. Pemeriksaan rutin juga diperlukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada alat ini.