Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes mellitus yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif (resistensi insulin), atau produksi insulin menurun secara bertahap. Diabetes tipe 2 umumnya berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Penyebab dan Faktor Risiko
Faktor risiko diabetes tipe 2 meliputi obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, serta riwayat keluarga dengan diabetes. Usia lanjut dan faktor genetika juga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Tidak jarang, diabetes tipe 2 ditemukan secara tidak sengaja saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Gejala dan Diagnosis
Gejala meliputi sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, mudah lapar, dan luka yang sulit sembuh. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan kadar glukosa darah puasa, tes toleransi glukosa, atau pemeriksaan HbA1c.
Pencegahan dan Pengelolaan
Pencegahan diabetes tipe 2 dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga. Pengelolaan mencakup perubahan gaya hidup, penggunaan obat oral antidiabetes, dan dalam beberapa kasus, terapi insulin. Pemantauan rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti retinopati dan penyakit ginjal.