Jump to content

Deviansi dan Pengendalian Sosial

From Wiki Berbudi

Deviansi adalah perilaku yang menyimpang dari norma dan aturan yang berlaku di masyarakat. Dalam sosiologi, deviansi menjadi salah satu bahasan penting karena berpotensi mengganggu ketertiban sosial. Namun, tidak semua bentuk deviansi bersifat negatif; ada juga deviansi positif yang memberikan perubahan konstruktif.

Penyebab Deviansi

Deviansi dapat disebabkan oleh faktor internal seperti kepribadian, ataupun faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan tekanan kelompok. Teori-teori tentang deviansi antara lain teori labeling, teori anomie, dan teori asosiasi diferensial.

Bentuk Pengendalian Sosial

Pengendalian sosial dilakukan untuk menjaga agar perilaku masyarakat tetap sesuai dengan norma yang berlaku. Bentuk pengendalian sosial bisa bersifat formal, seperti melalui hukum dan peraturan, maupun informal melalui teguran dan sanksi sosial.

Fungsi Deviansi dalam Masyarakat

Deviansi juga memiliki fungsi dalam masyarakat, misalnya sebagai alat untuk menguji batas toleransi sosial dan mendorong terjadinya perubahan sosial. Oleh karena itu, pengendalian sosial tidak hanya bertujuan menghukum, tetapi juga membina dan mendidik masyarakat.