Demokratis adalah sikap atau cara berpikir yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi, yaitu menghargai hak setiap individu, menjunjung tinggi musyawarah, dan mengambil keputusan secara adil serta bijaksana. Sikap ini penting untuk menciptakan lingkungan yang adil dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pengertian Demokratis

Sikap demokratis berarti memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menyampaikan pendapat, mendengarkan pendapat orang lain, dan mengambil keputusan bersama melalui musyawarah. Sikap ini sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan kesetaraan.

Ciri-Ciri Sikap Demokratis

Beberapa ciri sikap demokratis antara lain:

  • Menghargai perbedaan pendapat.
  • Mendengarkan pandangan orang lain sebelum mengambil keputusan.
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama.
  • Menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan.

Demokratis dan Pancasila

Sikap demokratis sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai dalam Pancasila, terutama sila keempat: "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Dalam konteks Pancasila, sikap demokratis mencakup penghormatan terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara serta partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan bersama.

Contoh Sikap Demokratis

Sikap demokratis dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Menghargai pendapat teman dalam diskusi kelompok di sekolah.
  • Melakukan musyawarah keluarga sebelum membuat keputusan penting.
  • Berpartisipasi dalam pemilihan umum dengan memilih secara bijak.

Manfaat Bersikap Demokratis

Beberapa manfaat dari sikap demokratis adalah:

  • Menciptakan suasana yang harmonis dan penuh toleransi.
  • Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama.
  • Menghindari konflik yang disebabkan oleh perbedaan pendapat.
  • Menumbuhkan rasa percaya diri untuk menyampaikan pendapat.

Lihat Pula

Pranala Luar